(+62) 87727688883

PMI Jepang Jalur G to G, dan Cara Pendaftarannya

Terakhir diperbarui: September 7, 2026

PMI Jepang, G to G Jepang, Syarat Kerja Jepang

Bekerja di Jepang menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman kerja internasional sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa dan keterampilan profesional. Salah satu jalur resmi yang dapat dipertimbangkan adalah Program Government to Government (G to G) Jepang.

Program G to G Jepang merupakan skema penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikelola pemerintah Indonesia bersama pemerintah Jepang. Program ini antara lain membuka kesempatan bagi kandidat Nurse (Kangoshi) dan Careworker (Kaigofukushishi) melalui kerja sama Economic Partnership Agreement (EPA). Pada 2026, proses G to G Jepang juga mencakup tahapan seleksi, verifikasi dokumen, dan join interview dengan institusi pengguna dari Jepang.

Bagi Anda yang tertarik mengikuti program ini, memahami persyaratan dan tahapan pendaftarannya penting agar dokumen tidak bermasalah saat proses seleksi.

Apa Itu PMI Jepang Jalur G to G?

G to G atau Government to Government adalah mekanisme penempatan pekerja migran melalui kerja sama antarpemerintah. Untuk Jepang, program ini dikenal antara lain melalui skema EPA yang memberikan kesempatan kepada kandidat Indonesia untuk bekerja sebagai Nurse dan Careworker di Jepang.

Informasi resmi mengenai program G to G Jepang tersedia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)/BP2MI, termasuk prosedur, formulir, informasi interview, aptitude test, informasi keberangkatan, pengumuman, serta aplikasi registrasi online.

Berbeda dengan mencari pekerjaan secara mandiri, peserta G to G harus mengikuti mekanisme seleksi dan penempatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Siapa yang Bisa Mendaftar?

Persyaratan dapat berbeda sesuai jabatan dan batch pendaftaran. Karena itu, calon peserta harus selalu mengacu pada pengumuman resmi batch yang sedang dibuka.

Dalam program G to G Jepang, jabatan yang secara resmi dibuka antara lain:

  • Nurse (Kangoshi) atau kandidat perawat.
  • Careworker (Kaigofukushishi) atau kandidat pekerja perawatan lansia.

Sebagai contoh, pengumuman Batch 20 untuk penempatan tahun 2027 mencantumkan pendaftaran kandidat Nurse dan Careworker.

Syarat PMI Jepang Jalur G to G

Dokumen dan persyaratan dapat berubah mengikuti ketentuan setiap batch. Oleh karena itu, jangan hanya menggunakan daftar persyaratan dari pendaftaran tahun sebelumnya.

Namun, berdasarkan ketentuan program G to G Jepang yang telah dipublikasikan pemerintah, calon peserta perlu mempersiapkan beberapa hal berikut:

1. Memiliki identitas yang sah

Calon peserta harus menyiapkan data identitas seperti:

  1. NIK;
  2. KTP elektronik;
  3. nama lengkap;
  4. tanggal lahir;
  5. nama ibu kandung;
  6. nomor telepon aktif;
  7. alamat email aktif.

Data tersebut digunakan ketika membuat akun pada sistem pendaftaran.

2. Memenuhi kualifikasi sesuai jabatan

Persyaratan pendidikan dan pengalaman kerja mengikuti jabatan yang dipilih serta ketentuan pada pengumuman batch.

Karena persyaratan Nurse dan Careworker tidak selalu identik, calon peserta harus membaca pengumuman resmi secara lengkap sebelum melakukan pendaftaran.

3. Memiliki kemampuan bahasa Jepang

Kemampuan bahasa Jepang merupakan bagian penting dalam program G to G Jepang.

Pada ketentuan program sebelumnya, sertifikat kemampuan bahasa Jepang minimal level N5 menjadi salah satu persyaratan pendaftaran. Sertifikat dapat berasal dari skema ujian yang diakui sesuai ketentuan program.

Selain sertifikat, peserta juga dapat menghadapi tahapan ujian atau seleksi kemampuan bahasa Jepang. Pada Batch XX tahun 2026, misalnya, KP2MI menyelenggarakan Ujian Bahasa Jepang Dasar sebagai salah satu tahapan seleksi.

4. Menyiapkan dokumen pendukung

Dokumen yang diminta dapat mencakup dokumen pendidikan, identitas, kesehatan, dan dokumen lain sesuai pengumuman.

Pada pendaftaran sebelumnya, dokumen yang pernah diminta antara lain SKCK, surat keterangan sehat, sertifikat kemampuan bahasa Jepang, pasfoto, serta surat pernyataan tertentu.

Catatan: jangan menganggap seluruh dokumen pada batch lama otomatis berlaku untuk batch terbaru. Selalu gunakan daftar dokumen dari pengumuman resmi yang sedang dibuka.

5. Memenuhi persyaratan kesehatan dan ketentuan lainnya

Calon PMI harus memenuhi ketentuan kesehatan dan persyaratan lain yang ditetapkan dalam program.

Beberapa ketentuan khusus juga pernah diberlakukan dalam pendaftaran sebelumnya, sehingga peserta perlu membaca bagian persyaratan secara teliti sebelum mengirimkan aplikasi.

Cara Daftar PMI Jepang Jalur G to G

Pendaftaran G to G Jepang dilakukan melalui sistem resmi yang ditentukan pemerintah. Pada mekanisme pendaftaran sebelumnya, proses dilakukan melalui SISKOP2MI.

Berikut gambaran tahapannya.

1. Membuat akun SISKOP2MI

Calon peserta terlebih dahulu melakukan registrasi akun dengan mengisi data diri.

Data yang diperlukan antara lain:

  • NIK;
  • nama;
  • tanggal lahir;
  • nama ibu kandung;
  • nomor HP aktif;
  • email aktif;
  • password;
  • scan atau foto KTP elektronik.

Setelah registrasi, peserta harus melakukan aktivasi akun melalui email yang dikirimkan sistem.

2. Melengkapi profil

Setelah akun aktif, peserta login ke SISKOP2MI dan melengkapi profil sesuai data yang diminta.

Pastikan seluruh informasi yang dimasukkan sesuai dengan dokumen resmi karena data tersebut akan digunakan dalam proses seleksi dan verifikasi.

3. Memilih lowongan G to G Jepang

Setelah profil lengkap, peserta dapat memilih lowongan pada Skema Penempatan Pemerintah (G to G) Jepang sesuai jabatan yang tersedia.

Untuk program EPA G to G Jepang, jabatan yang ditampilkan antara lain Nurse dan Careworker.

4. Mengunggah dokumen

Peserta kemudian mengunggah dokumen yang dipersyaratkan melalui sistem.

Pastikan:

  1. dokumen masih berlaku;
  2. data antar-dokumen konsisten;
  3. hasil scan atau foto mudah dibaca;
  4. format file sesuai ketentuan;
  5. dokumen yang diunggah merupakan dokumen yang benar.

5. Memilih lokasi verifikasi

Peserta akan memilih lokasi untuk proses verifikasi dokumen sesuai pilihan dan ketentuan yang tersedia.

Pada Batch XX tahun 2026, misalnya, verifikasi dokumen dilakukan melalui BP3MI dan P4MI di beberapa wilayah. Peserta yang mendapatkan jadwal wajib hadir membawa dokumen asli untuk diverifikasi.

6. Mengikuti verifikasi dokumen

Verifikasi merupakan tahapan penting karena petugas akan mencocokkan dokumen yang diunggah dengan dokumen asli.

Setelah dokumen dinyatakan lolos, proses dapat dilanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Dalam pelaksanaan 2026, verifikasi juga diikuti dengan perekaman data biometrik yang terintegrasi dengan Sisko P2MI.

7. Mengikuti tahapan seleksi

Peserta yang memenuhi persyaratan akan mengikuti tahapan seleksi sesuai jadwal program.

Tahapan dapat mencakup:

  • seleksi administrasi;
  • verifikasi dokumen;
  • tes atau seleksi bahasa Jepang;
  • aptitude test;
  • wawancara;
  • matching atau proses pencocokan dengan institusi pengguna;
  • proses persiapan sebelum keberangkatan.

Tahapan dan urutannya dapat berbeda sesuai batch serta ketentuan terbaru.

8. Mengikuti interview dengan pengguna dari Jepang

Salah satu tahap penting adalah join interview dengan institusi pengguna dari Jepang.

Pada pelaksanaan Batch 20 tahun 2027, KP2MI melaporkan adanya join interview yang mempertemukan kandidat Nurse dan Careworker dengan institusi pengguna dari Jepang.

Karena itu, peserta sebaiknya tidak hanya mempersiapkan dokumen, tetapi juga mempersiapkan kemampuan komunikasi, bahasa Jepang, pengetahuan pekerjaan, dan pemahaman mengenai lingkungan kerja di Jepang.

Apakah Daftar G to G Jepang Harus Melalui Agen?

Program G to G merupakan skema penempatan pemerintah, sehingga calon peserta perlu mengikuti mekanisme resmi yang ditetapkan pemerintah.

Hindari pihak yang mengaku sebagai agen resmi tetapi meminta pembayaran atau menjanjikan kelulusan tanpa dasar. Informasi pendaftaran, jadwal, persyaratan, dan perubahan ketentuan sebaiknya dikonfirmasi melalui kanal resmi KP2MI/BP2MI.

KP2MI juga menyediakan informasi khusus mengenai G to G Jepang pada situs resminya.

Berapa Biaya Daftar PMI Jepang G to G?

Biaya dalam program G to G tidak sebaiknya disamakan dengan satu angka untuk semua batch. Komponen biaya dapat bergantung pada tahapan dan ketentuan resmi yang berlaku.

Karena itu, calon PMI perlu mengecek bagian biaya program pada pengumuman batch terbaru dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan paket dengan biaya tidak jelas.

Selain biaya pendaftaran, peserta mungkin perlu memperhitungkan kebutuhan seperti:

  1. pembuatan dokumen;
  2. pemeriksaan kesehatan;
  3. perjalanan menuju lokasi seleksi;
  4. pelatihan;
  5. kebutuhan persiapan keberangkatan;
  6. dokumen perjalanan sesuai ketentuan.

Tips Agar Lebih Siap Mengikuti G to G Jepang

1. Mulai belajar bahasa Jepang sejak awal

Jangan menunggu pendaftaran dibuka untuk mulai belajar. Kemampuan bahasa Jepang akan sangat membantu dalam menghadapi proses seleksi sekaligus ketika bekerja di Jepang.

2. Periksa masa berlaku dokumen

Buat daftar dokumen dan periksa masa berlaku masing-masing. Dokumen yang sudah kedaluwarsa dapat menghambat proses administrasi.

3. Pastikan data konsisten

Nama, tanggal lahir, NIK, dan data lainnya harus konsisten di berbagai dokumen. Jika terdapat perbedaan data, selesaikan terlebih dahulu sesuai prosedur yang berlaku.

4. Pantau akun SISKOP2MI

Jangan hanya menunggu informasi dari orang lain. Peserta perlu secara berkala mengecek akun dan pengumuman resmi karena jadwal tahapan seleksi dapat berubah.

Pada pelaksanaan verifikasi Batch XX tahun 2026, KP2MI juga mengimbau peserta untuk secara berkala mengakses akun Sisko P2MI guna memantau perkembangan tahapan seleksi.

5. Waspadai penipuan

Jangan memberikan uang kepada pihak yang menjamin kelulusan atau menjanjikan pekerjaan tanpa melalui prosedur resmi.

Pastikan informasi berasal dari kanal pemerintah dan pengumuman resmi program.

PMI Jepang jalur G to G merupakan salah satu jalur resmi yang dapat menjadi pilihan bagi calon pekerja Indonesia yang ingin bekerja di Jepang, khususnya untuk posisi yang dibuka dalam program seperti Nurse dan Careworker.

Secara umum, prosesnya dimulai dari pembuatan akun SISKOP2MI, melengkapi data, memilih lowongan G to G Jepang, mengunggah dokumen, melakukan verifikasi, mengikuti rangkaian seleksi, hingga interview dan proses matching dengan pengguna di Jepang.

Yang paling penting, persyaratan dan jadwal dapat berubah setiap batch. Karena itu, calon PMI harus menjadikan pengumuman terbaru dari KP2MI/BP2MI sebagai acuan utama, bukan hanya artikel atau informasi dari media sosial.

Dengan mempersiapkan dokumen, kemampuan bahasa Jepang, dan kesiapan mengikuti seluruh tahapan sejak awal, peluang untuk mengikuti proses G to G Jepang secara tertib dan legal akan menjadi lebih baik.

DeddyIrawan_webprofile

Author by: Deddy Irawan

Penulis konten dan editor di website Jasa Keimigrasian Resmi | Jangkar Groups yang berfokus pada topik . Berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, mudah dipahami, dan selalu mengacu pada peraturan serta kebijakan keimigrasian yang berlaku. Terakhir Diperbarui: September 7, 2026

Chat Whatsapp