(+62) 87727688883

Dokumen E-Paspor Umroh: Syarat dan Checklist

Terakhir diperbarui: Agustus 19, 2026

Dokumen E-Paspor Umroh Terbaru Syarat, Biaya & Cara Urus

Dokumen E-Paspor Umroh: Jawaban Singkat

Dokumen e-paspor umroh yang paling sering diminta adalah e-KTP, Kartu Keluarga, dan satu dokumen identitas pendukung seperti akta kelahiran, buku nikah, atau ijazah. Tidak ada jenis paspor khusus bernama “paspor umroh”; calon jemaah tetap memakai paspor biasa, baik elektronik maupun nonelektronik, sesuai ketentuan layanan yang berlaku di kantor imigrasi setempat.

Saya masih ingat betul waktu mengantar tetangga saya, Pak Slamet, mengurus dokumen e-paspor umroh dua bulan sebelum keberangkatannya. Berkas yang dia bawa sudah tebal, tapi ternyata nama di KTP dan ijazah berbeda satu huruf. Gara-gara hal sepele itu, jadwalnya mundur hampir dua minggu. Dari situ saya sadar, urusan dokumen e-paspor umroh bukan sekadar “bawa KTP dan KK”, melainkan soal kecocokan data yang harus dicek berkali-kali sebelum datang ke kantor imigrasi.

Banyak calon jemaah masih bingung membedakan paspor biasa dengan paspor khusus umroh. Padahal, keduanya sama saja di mata aturan. Yang membedakan justru dokumen pendukung dari penyelenggara umrah dan kesiapan data pribadi. Nah, di artikel ini saya akan mengurai satu per satu dokumen yang perlu Anda siapkan, mulai dari permohonan baru sampai penggantian paspor lama, tanpa basa-basi.

Apakah Ada E-Paspor Khusus untuk Umroh?

Jawabannya tegas: tidak ada. Tidak ada jenis paspor tersendiri bernama “paspor umroh”. Calon jemaah menggunakan paspor Republik Indonesia biasa, yang tersedia dalam bentuk elektronik maupun nonelektronik sesuai ketentuan layanan yang berlaku.

Kantor Imigrasi Karawang menjelaskan pada Maret 2026 bahwa paspor untuk haji dan umrah tetap termasuk kategori paspor biasa. Senada dengan itu, Kantor Imigrasi Yogyakarta juga menyebut paspor biasa, baik elektronik maupun nonelektronik, dapat digunakan untuk keperluan haji dan umrah. Jadi, jangan sampai Anda mencari-cari “loket khusus umroh” karena memang tidak ada pembedaan semacam itu. Informasi resmi soal jenis dan layanan paspor selalu bisa Anda cek langsung ke Direktorat Jenderal Imigrasi agar tidak salah kaprah.

Dokumen Paspor untuk Umroh Apa Saja?

Secara garis besar, dokumen yang biasa diminta terdiri dari e-KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen identitas pendukung. Selain itu, ada juga dokumen dari penyelenggara umrah bila diwajibkan dalam mekanisme yang berlaku, paspor lama jika Anda melakukan penggantian, serta dokumen tambahan sesuai kondisi masing-masing pemohon.

Penting dicatat, tidak semua dokumen ini wajib untuk semua orang. Kelengkapan berkas sangat bergantung pada status permohonan Anda, apakah baru pertama kali membuat paspor, mengganti paspor lama, atau memperbaiki data yang bermasalah.

Dokumen untuk Membuat Paspor Baru untuk Umroh

Kalau Anda belum pernah punya paspor sama sekali, berikut dokumen inti yang perlu disiapkan lebih dulu.

KTP Elektronik

KTP elektronik yang masih aktif menjadi dokumen paling dasar. Petugas biasanya mengecek nama, tempat, dan tanggal lahir pada KTP, lalu mencocokkannya dengan dokumen lain. Karena itu, pastikan data di KTP Anda konsisten dengan dokumen pendukung lainnya sebelum datang ke kantor imigrasi.

Kartu Keluarga

Kartu Keluarga alias KK juga wajib dibawa. Cek dulu apakah nama, tanggal lahir, dan status keluarga di KK sudah sesuai dengan KTP. Jika ada perubahan data keluarga, misalnya karena pernikahan atau perceraian, sebaiknya urus dulu pembaruan KK sebelum mengajukan paspor agar prosesnya tidak berbelit.

Dokumen Identitas Pendukung

Selain KTP dan KK, Anda memerlukan satu dokumen identitas pendukung. Jenisnya bisa disesuaikan dengan dasar data identitas dan ketentuan permohonan yang berlaku.

Akta Kelahiran

Akta kelahiran umum digunakan sebagai bukti identitas awal, terutama untuk mengonfirmasi tempat dan tanggal lahir yang tertera di KTP.

Buku Nikah atau Akta Perkawinan

Bagi yang sudah menikah, buku nikah atau akta perkawinan bisa dipakai sebagai dokumen pendukung, khususnya jika ada perubahan nama setelah menikah.

Ijazah

Ijazah pendidikan terakhir juga lazim diterima sebagai dokumen pendukung identitas. Kantor Imigrasi Jakarta Pusat mencantumkan KTP, KK, dan salah satu dokumen seperti akta kelahiran, akta perkawinan, buku nikah, atau ijazah sebagai bagian dari persyaratan paspor biasa.

Dokumen Umrah dari PPIU atau Penyelenggara

Bagian ini agak berbeda dari pengurusan paspor wisata biasa, jadi perlu perhatian ekstra.

Surat Rekomendasi atau Surat Keterangan

Dokumen dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dapat diminta sesuai mekanisme yang berlaku di masing-masing kantor imigrasi. Sebaiknya, tanyakan langsung ke travel umrah Anda apakah surat semacam ini diperlukan untuk keberangkatan Anda.

Data Penyelenggara Umrah

Selain surat rekomendasi, Anda mungkin juga perlu melampirkan identitas PPIU, dokumen terkait perjalanan, dan surat pernyataan bila dipersyaratkan. Kantor Imigrasi Yogyakarta mempublikasikan persyaratan terkait PPIU berupa surat pernyataan atau rekomendasi dalam konteks pengurusan paspor calon jemaah umrah. Meski begitu, jangan menganggap satu jenis surat PPIU berlaku wajib di seluruh kantor imigrasi tanpa pengecualian, karena praktiknya bisa berbeda di setiap daerah.

Dokumen Jika Sudah Memiliki Paspor

Paspor Lama

Kalau Anda sudah punya paspor sebelumnya, bawa paspor asli tersebut. Periksa kondisinya, apakah masih utuh atau ada halaman yang rusak. Cek juga masa berlakunya, sebab hal ini menentukan apakah Anda perlu mengganti paspor sebelum berangkat umrah atau tidak.

Apakah Paspor Lama Masih Bisa Digunakan untuk Umrah?

Jika masih berlaku dan memenuhi ketentuan perjalanan, paspor biasa yang sudah Anda miliki pada prinsipnya dapat digunakan untuk perjalanan umrah. Kantor Imigrasi Yogyakarta secara eksplisit menyatakan bahwa paspor biasa, baik elektronik maupun nonelektronik, dapat dipakai untuk haji dan umrah. Artinya, Anda tidak otomatis harus membuat paspor baru hanya karena akan berangkat umrah.

Dokumen Penggantian Paspor untuk Umrah

Ada beberapa alasan mengapa paspor perlu diganti, dan masing-masing punya konsekuensi dokumen yang sedikit berbeda.

Penggantian karena Masa Berlaku

Jika masa berlaku paspor hampir habis, siapkan paspor lama beserta KTP dan KK terbaru sebagai dasar verifikasi data.

Penggantian karena Halaman Penuh

Halaman paspor yang penuh cap dan visa juga menjadi alasan sah untuk mengganti paspor, meskipun masa berlakunya belum habis.

Penggantian karena Rusak

Paspor yang robek, basah, atau rusak sebagian biasanya tetap bisa diganti, namun proses verifikasinya cenderung lebih detail dibanding penggantian biasa.

Penggantian karena Hilang

Kasus ini butuh perhatian khusus karena prosedurnya tidak sama dengan penggantian paspor pada umumnya.

Surat Kehilangan

Anda memerlukan surat keterangan kehilangan dari kepolisian sebagai bukti resmi bahwa paspor benar-benar hilang.

Pemeriksaan atau Berita Acara

Petugas imigrasi biasanya melakukan pemeriksaan tambahan atau membuat berita acara terkait kronologi kehilangan paspor tersebut.

Dokumen Pendukung Tambahan

Selain surat kehilangan, Anda mungkin diminta melampirkan dokumen identitas tambahan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan data. Jangan menyamakan prosedur paspor hilang atau rusak dengan penggantian biasa karena keduanya melewati tahap verifikasi yang berbeda.

Ketentuan Nama pada Paspor untuk Umrah

Bagian ini sering luput dari perhatian, padahal dampaknya bisa cukup besar terhadap kelancaran keberangkatan.

Jika Nama Hanya Satu Kata

Calon jemaah dengan nama satu kata dapat memerlukan penyesuaian nama sesuai ketentuan yang berlaku untuk kebutuhan perjalanan ke luar negeri. Kantor Imigrasi Karawang pada 2026 secara khusus mengingatkan pemohon paspor haji dan umrah dengan nama satu kata mengenai kebutuhan penambahan nama ini.

Dokumen Pendukung Penyesuaian Nama

Untuk melakukan penyesuaian, Anda biasanya memerlukan dokumen identitas, buku nikah, ijazah, atau dokumen dari penyelenggara maupun Kementerian Agama bila relevan dengan kondisi Anda. Namun, jangan menetapkan “wajib tiga kata” sebagai aturan universal, sebab kebijakan ini tetap bergantung pada ketentuan yang berlaku dan kondisi masing-masing pemohon.

Masa Berlaku Paspor untuk Umrah

Selain memeriksa masa berlaku paspor, Anda juga perlu memperhatikan sisa masa berlaku sebelum tanggal keberangkatan. Banyak calon jemaah hanya melihat tanggal keberangkatan tanpa mengecek ketentuan perjalanan dari Arab Saudi atau penyelenggara umrah, padahal keduanya sama pentingnya.

Cek ketentuan perjalanan terbaru sebelum submit dokumen. Jangan berasumsi angka sisa masa berlaku tertentu berlaku universal tanpa mengecek sumber resmi Arab Saudi atau penyelenggara umrah Anda.

Kenapa Percayakan ke Jangkar Groups?

  • Pendampingan legal dan resmi sesuai prosedur kantor imigrasi.
  • Tim berpengalaman menangani dokumen umrah, termasuk kasus nama satu kata.
  • Konsultasi kelengkapan berkas sebelum jadwal ke kantor imigrasi.

Checklist Dokumen E-Paspor Umroh

DokumenPaspor BaruPenggantian
e-KTPWajib dibawaWajib dibawa
Kartu KeluargaWajib dibawaUmumnya diminta
Akta kelahiran / buku nikah / ijazahSalah satu, sesuai ketentuanKondisional
Paspor lamaTidak relevanWajib dibawa
Surat kehilangan (jika hilang)Tidak relevanWajib jika kasus hilang
Dokumen dari PPIUKondisionalKondisional
Dokumen penyesuaian namaKondisionalKondisional

Checklist final tetap mengikuti jenis permohonan, kondisi pemohon, dan instruksi resmi dari kantor imigrasi tempat Anda mengajukan.

Apakah E-Paspor Wajib untuk Umrah?

Tidak otomatis. Paspor biasa nonelektronik maupun elektronik dapat digunakan untuk haji dan umrah sesuai ketentuan perjalanan yang berlaku. Kantor Imigrasi Yogyakarta menegaskan hal ini secara eksplisit. Jadi, kalau Anda menemukan informasi yang menyebut e-paspor “wajib” untuk umrah, sebaiknya cek ulang ke sumber resmi karena klaim tersebut tidak sepenuhnya akurat.

Dokumen di M-Paspor yang Perlu Disiapkan

Bagi yang mengajukan lewat aplikasi M-Paspor, ada perbedaan antara data yang diisi secara digital dan dokumen fisik yang tetap harus dibawa saat layanan tatap muka.

Data yang Diisi

Anda perlu mengisi data pribadi, alamat, dan informasi kontak sesuai dokumen identitas yang dimiliki.

Dokumen yang Diunggah

Aplikasi biasanya meminta unggahan hasil pindai KTP, KK, dan dokumen pendukung lain dalam format digital.

Dokumen Asli yang Dibawa

Meski sudah mengunggah dokumen secara digital, dokumen asli tetap wajib dibawa saat jadwal verifikasi di kantor imigrasi. Jangan sampai Anda hanya mengandalkan file digital tanpa membawa fisiknya. Kalau paspor Anda sebenarnya masih untuk keperluan wisata biasa, silakan pelajari cara perpanjang e-paspor wisata agar prosesnya lebih terarah.

Apa Kesalahan Dokumen yang Sering Menunda Paspor Umrah?

Nama Tidak Konsisten

Perbedaan ejaan nama antar dokumen, sekecil apa pun, sering jadi penyebab utama permohonan tertunda.

Data KTP dan KK Berbeda

Ketidaksesuaian data antara KTP dan KK, misalnya tanggal lahir atau status keluarga, juga kerap menghambat proses verifikasi.

Dokumen PPIU Tidak Sesuai

Surat dari penyelenggara umrah yang formatnya tidak sesuai ketentuan kantor imigrasi setempat bisa membuat berkas dikembalikan. Jika Anda pernah mengalami kendala serupa saat mengganti paspor karena alasan kesehatan, artikel tentang cara perpanjang e-paspor medis bisa jadi referensi tambahan.

Paspor Lama Tidak Dibawa

Lupa membawa paspor lama saat proses penggantian otomatis membuat jadwal harus diulang.

Paspor Sudah Terlalu Dekat dengan Masa Kedaluwarsa

Mengajukan paspor terlalu mepet dengan tanggal keberangkatan berisiko tinggi, apalagi jika ada dokumen yang perlu diperbaiki di tengah jalan.

Berapa Biaya E-Paspor untuk Umroh?

Secara umum, biaya e-paspor umroh mengikuti tarif PNBP paspor biasa yang berlaku, dengan kemungkinan biaya tambahan sesuai layanan yang dipilih. Supaya tidak salah anggaran, sebaiknya cek dulu rincian lengkapnya lewat cek tarif e-paspor umroh sebelum Anda mulai mengajukan permohonan.

Setelah Dokumen Lengkap, Apa Langkah Berikutnya?

Kalau semua dokumen sudah siap, berikut alur yang biasanya Anda lalui:

  1. Pilih kanal pengajuan, baik lewat aplikasi maupun langsung ke kantor imigrasi.
  2. Isi permohonan sesuai data diri yang valid.
  3. Pilih lokasi dan jadwal layanan yang tersedia.
  4. Datang untuk verifikasi dokumen secara langsung.
  5. Lakukan sesi foto dan pengambilan data biometrik.
  6. Ikuti wawancara singkat bila memang dilakukan.
  7. Bayar PNBP sesuai instruksi resmi yang diberikan.
  8. Tunggu proses penerbitan paspor selesai.
  9. Ambil atau terima kiriman paspor sesuai jenis layanan yang dipilih.

Kalau paspor Anda sebelumnya sudah pernah dipakai untuk umrah dan kini perlu diperbarui, langsung saja pelajari cara perpanjang e-paspor umroh supaya Anda tahu tahapannya lebih dulu.

Butuh Bantuan Mengurus Dokumen Paspor?

Tim Jangkar Groups siap membantu memeriksa kelengkapan dokumen e-paspor umroh Anda sebelum diajukan ke kantor imigrasi, termasuk kasus nama satu kata dan penggantian paspor.

Cek Jasa Urus Paspor Resmi →

FAQ Dokumen E-Paspor Umroh

Apakah e-paspor wajib untuk umrah?

Tidak. Paspor biasa nonelektronik maupun elektronik dapat digunakan untuk haji dan umrah sesuai ketentuan perjalanan yang berlaku saat ini.

Apa saja dokumen paspor untuk umrah?

Umumnya terdiri dari e-KTP, Kartu Keluarga, salah satu dokumen identitas pendukung, serta dokumen dari penyelenggara umrah bila diwajibkan.

Apakah paspor lama bisa dipakai untuk umrah?

Bisa, selama masih berlaku dan memenuhi ketentuan perjalanan yang berlaku menjelang keberangkatan.

Apakah surat dari PPIU diperlukan?

Tergantung mekanisme yang berlaku di kantor imigrasi masing-masing daerah, jadi sebaiknya konfirmasi langsung ke petugas atau travel umrah Anda.

Bagaimana jika nama hanya satu kata?

Anda mungkin memerlukan penyesuaian nama sesuai ketentuan yang berlaku, dengan dokumen pendukung seperti buku nikah atau ijazah.

Apa syarat mengganti paspor untuk umrah?

Syaratnya berbeda tergantung alasan penggantian, mulai dari masa berlaku, halaman penuh, kerusakan, hingga kehilangan.

Apa syarat jika paspor umrah hilang?

Anda memerlukan surat keterangan kehilangan dari kepolisian, ditambah pemeriksaan atau berita acara dari petugas imigrasi.

Berapa lama masa berlaku paspor untuk umrah?

Masa berlaku mengikuti ketentuan paspor biasa yang berlaku, namun sisa masa berlakunya tetap perlu dicek terhadap ketentuan perjalanan Arab Saudi atau penyelenggara umrah.

Apakah bisa mengurus paspor sendiri?

Bisa, asalkan dokumen lengkap dan data konsisten. Namun, banyak calon jemaah memilih pendampingan agar prosesnya lebih cepat dan minim revisi.

Masih ragu dokumen Anda sudah lengkap? Konsultasikan langsung sekarang.

Chat WhatsApp
DeddyIrawan_webprofile

Author by: Deddy Irawan

Penulis konten dan editor di website Jasa Keimigrasian Resmi | Jangkar Groups yang berfokus pada topik . Berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, mudah dipahami, dan selalu mengacu pada peraturan serta kebijakan keimigrasian yang berlaku. Terakhir Diperbarui: Agustus 19, 2026

Chat Whatsapp